← Kembali ke Artikel

Rupiah Melemah ke Level 16.350 per Dolar AS, Dipicu Data Inflasi AS

Rupiah Melemah ke Level 16.350 per Dolar AS, Dipicu Data Inflasi AS

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS kembali melemah pada perdagangan Selasa, menyentuh level psikologis 16.350 per dolar AS. Pelemahan ini terjadi setelah rilis data inflasi AS yang menunjukkan angka lebih tinggi dari perkiraan pasar.

Data Consumer Price Index (CPI) AS untuk April dirilis di angka 3,5% year-on-year, melampaui ekspektasi analis yang memperkirakan 3,4%. Angka ini memperkuat ekspektasi bahwa Federal Reserve akan mempertahankan suku bunga tinggi dalam jangka waktu yang lebih panjang (higher for longer).

Dampak terhadap Nilai Tukar Rupiah

Pelemahan rupiah menjadi perhatian serius bagi pelaku pasar. Sepanjang tahun 2026, rupiah telah terdepresiasi sekitar 5% terhadap dolar AS. Tekanan tambahan berasal dari aliran modal asing yang keluar dari pasar obligasi Indonesia.

Faktor-faktor yang Mempengaruhi:

Proyeksi ke Depan

Analis memperkirakan rupiah masih akan menghadapi tekanan dalam jangka pendek. Level support berikutnya berada di 16.400, dan jika tembus, rupiah berpotensi melemah hingga 16.500. Bank Indonesia diperkirakan akan melakukan intervensi untuk menstabilkan nilai tukar.

Strategi Trading untuk Trader Forex

Pelemahan rupiah membuka peluang bagi trader untuk memanfaatkan volatilitas pasangan USD/IDR. Beberapa strategi yang dapat diterapkan:

Dapatkan analisis pasar terkini setiap hari. Buka akun XM sekarang dan mulai trading!

Buka Akun XM Sekarang »
13,5 M
Trading per Hari
99,98%
Tanpa Penolakan
92,9%
Penarikan Sukses
20+ Juta
Trader Global

Mulai Trading Anda Sekarang

Hanya butuh 5 menit untuk membuka akun. Mulai trading dengan broker terpercaya lebih dari 20 juta trader.

Peringatan Risiko: CFD adalah instrumen yang kompleks dan memiliki risiko tinggi kehilangan dana secara cepat karena leverage. Hingga 74% akun investor ritel mengalami kehilangan dana saat trading CFD. Pastikan Anda memahami cara kerja CFD dan apakah Anda mampu menanggung risiko kehilangan dana Anda.