Harga emas dunia naik ke level $4,334 per ons pada hari Selasa, 9 Juni 2026, mencatat kenaikan 0.39% ketika investor beralih ke aset safe haven di tengah ketidakpastian pasar keuangan global. Kenaikan ini terjadi meskipun dolar AS berada dalam tren menguat yang biasanya menjadi faktor negatif bagi emas.
Pasar forex menyaksikan dolar AS terus mendominasi mata uang utama lainnya. EUR/USD jatuh ke 1.1540, GBP/USD di 1.3350, sementara NZD/USD mencoba bertahan di atas 0.5800 dan AUD/USD diperdagangkan di 0.7050. Kekuatan dolar AS biasanya merugikan emas, tetapi kali ini permintaan safe haven telah mengatasinya.
Salah satu alasan utama investor beralih ke emas adalah ketidakpastian tentang prospek ekonomi global. Ekonomi China melambat secara signifikan, mempengaruhi rantai pasokan global dan permintaan komoditas. Selain itu, ketegangan geopolitik di berbagai kawasan dunia juga mendorong aliran modal ke aset safe haven.
Minyak mentah WTI diperdagangkan dalam rentang $90.85-$91.07 per barel, turun 7.14% dalam 30 hari terakhir. Harga minyak jatuh karena prospek permintaan yang lemah, terutama dari China – importir minyak terbesar dunia. Produksi minyak AS yang terus meningkat dan negara OPEC yang masih mempertahankan produksi tinggi menyebabkan kelebihan pasokan.
Pasar saham AS menyaksikan pemulihan saham semikonduktor setelah aksi jual besar sebelumnya. Investor kembali membeli ketika menganggap harga saham telah jatuh ke level menarik. Indeks Philadelphia Semiconductor Index meningkat, dipimpin oleh Nvidia, AMD dan Intel.
Dari segi teknikal, emas sedang menguji zona resisten $4,350-$4,380 per ons. Jika melewati level ini, emas mungkin menuju ke zona $4,420-$4,500 per ons dalam waktu dekat. Level support penting berada di $4,300 per ons. Indikator RSI berada di zona netral, menunjukkan masih ada ruang untuk kenaikan.
Bagi NZD, bertahan di atas 0.5800 sangat penting. Jika level ini ditembus, NZD/USD mungkin jatuh lebih dalam ke zona 0.5700. AUD/USD di 0.7050 juga berada pada level support penting.
EUR/USD dan GBP/USD melanjutkan tren menurun ketika perbedaan suku bunga antara AS dan Eropa masih tetap lebar. Investor disarankan memantau sinyal dari pertemuan ECB dan BoE dalam waktu dekat untuk strategi trading yang sesuai.